Cool Blue Outer Glow Pointer

Selasa, 28 Desember 2010

Sinopsis Cerita Harry Potter and The Prisoner of Azkaban

Harry Potter and The Prisoner of Azkaban



Harry memulai tahun ketiganya di Hogwarts dengan tidak cukup menyenangkan. Secara ceroboh dia menyihir bibi Merge, kemudian melarikan diri. Di tengah perjalanannya, dia membaca berita tentang kaburnya seorang tawanan berbahaya, Sirius Black, yang dirumorkan ingin membunuhnya. Mr. Weasley kemudian memintanya untuk mengucapkan janji yang aneh, bahwa tak peduli apapun yang dia dengar, dia tidak akan pergi untuk mencari Black. Kebingungan, Harry mengiyakan saja.

Dalam perjalanan kembali ke sekolah, Harry melihat Dementor, makhluk penghisap jiwa, berkeliaran di sekitar Hogwarts sebagai perlindungan terhadap Black. Pengaruh Dementor terhadap Harry jauh lebih besar dibandingkan terhadap siswa-siswa Hogwarts, karena masa kecilnya yang suram. Setiap kali mereka mendekat, Harry akan kolaps. Profesor Lupin, guru Pertahanan terhadap Sihir Hitam yang baru, kemudian mengajarinya mantra Patronus, satu-satunya mantra yang dapat digunakan untuk melawan Dementor.

Sekolah tahun ketiga dimulai, dan merekapun tenggelam dalam tugas. Di tengah-tengah itu, Ron dan Hermione terlibat dalam percekcokan kecil akibat perilaku hewan peliharaan mereka. Hermione mengambil kelas yang sangat banyak, bahkan teman-temannya bingung bagaimana dia bisa mengikuti semua kelas yang diambilnya. Di tengah kepadatan aktivitasnya itu kucing Hermione, Crookshanks, berulang-ulang berusaha memakan tikus Ron, Scabbers; sehingga dua sahabat itu tak henti-hentinya beradu argumen tentang hewan peliharaan mereka. Perdebatan mereka terhenti setelah mereka menemukan ekor Scabbers terlihat di antara mulut Crookshanks, yang membuat hati Ron hancur.

Harry mendapat panggilan dari Black ketika dia diam-diam masuk kastil. Pada akhir tahun beberapa kejadian berlangsung beruntun dialami Harry dan teman-temannya. Tikus Ron, Scabbers, ternyata masih hidup, dan ternyata merupakan jelmaan dari penyihir, Peter Pettigrew, orang yang disangka sudah mati.

Harry kemudian juga mengetahui bahwa yang menghianati orang tuanya bukanlah Sirius Black, melainkan Peter. Sayangnya Peter berhasil melarikan diri di kegelapan malam, sehingga lolos dari hukuman akibat kejahatannya.

Sirius, yang dianggap sebagai pembunuh kejam dan anak buah Voldemort, ternyata orang yang tidak bersalah. Disamping itu ternyata dia adalah ayah baptis Harry. Mengetahui itu, tentu saja Harry sangat senang, beranggapan bahwa akhirnya dia bisa lepas dari keluarga Dursley. Tapi Sirius tidak bias berkumpul kembali dengan Harry, karena statusnya sebagai pelarian.

Profesor Lupin, guru favorit Harry, akhirnya harus melepaskan jabatannya setelah ketahuan bahwa dia adalah seorang Manusia Serigala. Ketika bulan purnama Lupin berubah menjadi serigala, hilang kesadarannya dan menyerang Harry dan teman-temannya. Siriuslah yang menyelamatkan nyawa mereka, dengan berubah menjadi anjing besar berbulu kasar, untuk melindungi mereka.

Banyak kejadian yang mereka alami di tahun ketiga ini, tetapi Harry sangat gembira mengetahui Sirius bisa melarikan diri dengan selamat, dan akhirnya bebas dari Azkaban. Dia sangat senang mengetahui dirinya masih punya keluarga, yang masih memperhatikannya meskipun hanya dari jauh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Loading...